Saturday, December 14, 2019

Website Di Era Digital: Penting Gak Sih ?

Pada era teknologi 4.0 ini, dunia usaha telah banyak mengalami perubahan. Mulai dari penurunan pengunjung tempat perbelanjaan setiap tahunnya hingga tutupnya beberapa toko offline di mall-mall.


Semua terjadi bukan tanpa sebab, hal ini terjadi lantaran sebagian besar pengusaha dan pebisnis sudah Go Online. Bakhan ada beberapa toko di mall yang menjadikan tokonya ini hanya sebagai gudang, untuk penjualannya lebih banyak dari online atau marketplace. Yak, mereka ini adalah para pebisnis yang jeli melihat peluang usaha melalui online.

Gak bisa dipungkiri kini smartphone mendominasi kehidupan umat manusia. Internet ada digenggaman, mau pergi kemana tinggal klik, mau makan apa tinggal klik, mau pesan apa tinggal klik, mau beli apa tinggal klik, mau cari jodoh tinggal klik, eh engga-engga.. kita fokus hehe. :D

Apa sih itu Go Online ?


Adalah suatu bentuk upaya mempromosikan usaha, bisnis atau produk melalui media online di internet. Bisa di media sosial maupun website-website e-commerce yang kita tahu saat ini sedang berkembang pesat di Indonesia.

Dengan semakin majunya perkembangan dunia teknologi dan digital, kini siapapun bisa jadi pebisnis. Kalau dulu kita mengenal jadi pengusaha tuh susah, harus punya modal, harus punya toko, harus ini, harus itu segala macam "tetek bengek" yang kayaknya kok susah banget jadi pengusaha.

Tapi tidak untuk sekarang, dengan menggunakan smartphone aja cukup menjadikan Anda pengusaha sukses. Anda hanya butuh koneksi internet untuk menjalankan bisnis.

Ada banyak sekali model bisnis online yang bisa Anda coba untuk meningkatkan penghasilan Anda. Contohnya menjadi dropshipper, affiliate marketing, ad publisher, dan sebagainya. Semua bentuk usaha atau bisnis ini tanpa modal, dan Anda bisa lakukan semuanya melalui smartphone. Keren..

Salah satu trend yang ramai di forum-forum internet dewasa ini adalah membicarakan tentang "cara membua website".


Kata kunci "cara membuat website" digunakan hingga 100rb pencarian setiap bulannya di search engine google.

Anda tahu apa itu website ?


Betul, website adalah apa yang kita kunjungi setiap hari di internet. Dari Google, Facebook, Twitter, CNN, Kompas, Tokopedia, Bukalapak, Lazada, Shopee hingga YouTube. Ketika Anda membuka layanan-layanan tersebut di perangkat desktop atau mobile, yang Anda buka adalah website.

Penting gak sih Website buat usaha kita ?

Saya yakin jawaban kita semua sepakat: WEBSITE ITU PENTING.

Namun seberapa penting website ini hingga kita memberanikan diri untuk membuat website usaha kita sendiri kadang membuat galau. Tenang gak cuma Anda yang galau, banyak teman-teman kita diluar sana yang merasakan kegalauan yang sama.

Banyak sekali hal yang bisa Anda pertimbangkan untuk memberanikan diri agar membuat website usaha Anda. Salah satunya adalah mencari manfaat dari website itu sendiri.

1. Meningkatkan kredibilitas usaha.


Dengan kata lain tingkat kepercayaan konsumen terhadap bisnis otomatis akan meningkat. Jadi gak ragu kalau mau order, karena usaha kita memiliki website. Yang mana kita tahu jika seseorang membuat website untuk usahanya, maka kita dapat menilai "dia usaha gak main-main".

"Owh ada websitenya, apa nama websitenya ?"

Kata-kata yang sering saya dengar kalau lagi ada promosi offline sebuah produk di mall, terus selesnya bilang "ibu bapak bisa lihat di website kita ..."

Kebayang gak, para pengunjung yang tertarik langsung buka browser buat meyakinkan diri kalau ia membeli produk gak salah tempat, kemudian.. order deh..

2. Website juga bisa menghemat uang.


Kok bisa, kan bikin website gak murah ?

Saya yakin Anda ada yang berfikir demikian. Karena saya pun dulu begitu saat masih belum bisa membuat website. Saya tanya harga ke temen dan sahabat yang buka jasa website, saya inget banget dikasih harga jasa 1,5jt. Itu harga temen loh padahal -_-"

Setelah saya belajar dan akhirnya justru mendalami dan menjadi web developer, saya menghemat jutaan rupiah untuk beriklan. Optimasi SEO sekali saja, website tayang lebih dari 2 tahun di page 1 google. Tanpa keluar uang sepeserpun.

Kalau di kalkulasi, buat tayang di page 1 google kalau kita ngiklan pake google ads kira-kira minimal banget 1jt/bln. Jelas lebih hemat dengan optimasi SEO yang gratisan.

Dan kalau dibanding dengan biaya promosi dimedia cetak atau televisi, ya jauh banget untungnya tetap website yang menang soal penghematan.

3. Terhubung dengan konsumen 24 jam nonstop.


Ini penting banget menurut saya, karena ketika saya "tertidur pulas" pun orderan tetap masuk. Dan promosi produk tetap jalan. Konsumen yang kepo cari-cari informasi yang dia butuhkan langsung cek website dan membaca semua di website.

Jelas ini sebuah keuntungan yang istimewa..

4. Website mudah diakses.


Website dapat diakses kapan aja dan dimana aja bahkan dibelahan dunia lain 😱. Maksudnya negara lain ya.. hehe :D

Yak, benar sekali kita membuat website, website kita bisa di akses dari seluruh dunia. Dan menjangkau dimanapun konsumen Anda berada.

5. Website sebagai platform katalog produk.


Dengan adanya katalog produk di website, si pemilik tidak perlu kirim-kirim gambar dan deskripsi produk ke calon konsumen. Konsumen bisa mendapatkan informasinya secara detail di website. Bahkan bisa cek ongkos kirimnya secara langsung, dan langsung check out di website.

Masih bayak lagi segudang keuntungan dan manfaat jika sebuah usaha memiliki website untuk media promosinya. Namun penjelasan diatas udah cukup membuat saya berani mengambil action menekuni profesi web developer.

Karena saya juga seorang reseller dan dropshipper produk yang awalnya belajar membuat website untuk sendiri. Dan saya merasakan banyak dampak positifnya ketika bisnis saya memiliki website profesional. Jadi sampai sini kita semua sepakat ya, jangan galau lagi.

"Website Sangat Penting Untuk Keberlangsungan Bisnis Di Era Digital."

Dengan semakin melek masyarakat dan pelaku bisnis online terhadap perkembangan digital, kini terlihat diberbagai sudut internet iklan "jasa pembuatan website". Ini adalah sebuah bentuk pengembangan bisnis di era 4.0 yang menyasar target para pebisnis online atau online shop yang ingin membuat website untuk bisnisnya.

Tenang, saya tidak menawarkan jasa pembuatan website kok. Saya hanya ingin berbagi sebuah peluang bisnis yang begitu besar menanti dihadapan Anda.

Data dari google trends diatas menggambarkan minat pengguna terhadap kata kunci "cara membuat website".
Data dari google trends diatas menggambarkan minat pengguna terhadap kata kunci "cara membuat website".

Coba Anda bayangkan..


Ketika Anda menjadi seorang web developer, sekali saja Anda mendapatkan projek pembuatan website. Nilai incomenya paling kecil 1jt s/d 1,5jt. Itu paling kecil loh, kalau Anda bisa memasuki pasar perusahaan. Incomingnya bisa mencapai jutaan rupiah untuk sekali projek saja. Dan ini adalah usaha jangka panjang alisan bukan musiman.

Ditambah lagi diprediksi oleh para ahli di McKinsey & Company jika pada tahun 2020 pertumbuhan e-commerce di Indonesia tumbuh 8 kali lipat, atau tumbuh hingga US$ 65 Miliar (910 Triliun Rupiah).

"Dan faktanya di Indonesia, hanya baru 17% saja UMKM yang Go Online. 83% lainnya adalah potensi target market jasa pembuatan website."

Yakin gak mau belajar cara bikin website ?


Disamping Anda membuat website untuk usaha Anda sendiri, Anda juga dapat membantu sesama UMKM lainnya agar memiliki website sama seperti Anda. Otomatis Anda juga mendorong pemberdayaan UMKM dan kemajuan ekonomi bangsa.

Kesimpulan:


Website, adalah suatu yang sangat dibutuhkan dan telah digunakan oleh ratusan juta pebisnis di seluruh dunia untuk menjalankan bisnisnya di era digital saat ini. Website selain sebagai media promosi, juga sebagai tempat penyimpanan data base. Karena bisnis masa depan adalah bisnis data. Siapapun orangnya, jika memiliki data base. Maka jual apa aja pasti laku.

Saya sangat menyarankan Anda yang belum memiliki website untuk segera bergerak dari "zona nyaman" Anda saat ini. Buatlah website untuk bisnis dan usaha Anda, jangan sampai Anda seperti "Kodak" yang tumbang termakan pergerakan zaman.

"Bang Rizki, saya gak tau cara bisa bikin website. Dan gak punya modal untuk bikin website sama orang, terus gimana ?"


Jangan takut, banyak kok tersebar di internet artiker-artikel dan tutorial cara membuat website. Yang Anda butuhkan hanyalah kemauan dan tekad belajar agar bisa membuat website sendiri.

Kalau Anda mau, Anda bisa mengikuti kelas online "5 Langkah Mudah Membuat Website Online Shop Untuk Pemula" yang langsung dibimbing oleh saya dari awal hingga website Anda tayang. Info lebih lengkapnya silahkan klik disini.

Semoga informasi singkat ini bermanfaat untuk Anda dan menjadi wasilah untuk saya agar tidak bosan memberikan tips dan trik seputar internet marketing di blog ini.


Terimakasih,
Salam sukses dunia akhirat.

Saturday, November 30, 2019

Harbolnas Hari Belanja Online Nasional Orang Indonesia


Harbolnas


Adalah singkatan dari Hari Belanja Online Nasional. Di hari belanja online nasional ini, Kamu bisa mendapatkan promo serta diskon  besar-besaran dari berbagai website e-commerce dan bisnis-bisnis online se-tanah air. Awal mula event tahunan ini diadakan pada 12 Desember 2012 oleh 7 website e-commerce Indonesia mulai dari Lazada sampai Bukalapak.



Konsep Harbolnas memang mirip dengan acara diskon besar-besaran tahunan yang diadakan di sejumlah negara besar seperti Amerika, Kanada, Jerman, Inggris, dan Jepang. Di negara-negara tersebut, masyarakat merayakan liburan yang dikenal dengan nama Thanksgiving Day. Perayaan ini identik dengan acara Black Friday yang diadakan pada hari Jumat setelah hari Thanksgiving.

Selama Black Friday, toko-toko di negara-negara tersebut memberikan promo dan diskon besar-besaran serta membuka toko lebih lama untuk menarik pembeli. Untuk e-commerce di negara tersebut juga mengadakan event Cyber Monday dimana website-website e-commerce memberikan promo dan diskon besar-besaran secara online melalui website mereka. Cyber Monday biasa diadakan di hari Senin setelah Black Friday.

Awal mulanya, Harbolnas ini diadakan untuk mengedukasi masyarakat Indonesia tentang belanja online. Pada tahun 2012, e-commerce belum memiliki popularitas seperti sekarang ini. Masih banyak orang yang kurang percaya untuk melakukan transaksi online. Website e-commerce yang sudah lebih dulu populer pada tahun itu menyadari bahwa pengguna internet di Indonesia cukup tinggi, tetapi transaksi online belum begitu banyak.

Dipelopori oleh Lazada, 12 Desember 2012 menjadi kali pertama diadakannya Harbolnas. Dengan mengambil tajuk 12.12.12, event ini juga diikuti oleh pemain-pemain e-commerce lainnya seperti Zalora, BerryBenka, Traveloka, Luxola, dan masih banyak lagi. Salah satu tujuan utama diadakannya Harbolnas ini adalah untuk memperkenalkan online shopping dan e-commerce ke lebih banyak orang Indonesia serta memajukan industri e-commerce di Indonesia.

Harbolnas 2019


Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) kembali digelar pada 11-12 Desember 2019 mendatang. Dalam perayaan yang kesembilan kalinya ini, sektor perdagangan digital yang terlibat akan semakin diperluas.

“Tak hanya produk gaya hidup atau produk elektronik saja, tapi kami ingin semua bisa dipasarkan secara luas dan mudah melalui digital,” kata Ketua Umum Asosiasi E-Commerce Indonesia (IdEA) Ignatius Untung dari pihak penyelenggara Harbolnas, dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis, 7 November 2019.

Menurut Untung, pihaknya berharap dari perluasan ini dapat menyasar berbagai bidang, termasuk hasil alam. “Kami berharap platform yang memasarkan hasil alam juga bisa bergabung dengan Harbolnas kali ini,” kata dia.

Sebab, kata Untung, IdEA sangat menaruh perhatian besar untuk dapat mengembangkan jangkauan pasar dari produk hasil alam ini. “Yang paling efektif dan efisien tentu saja melalui pemasaran digital,” ujarnya.

Tahun ini, sebanyak 170 platform e-commerce telah mendaftarkan diri untuk ikut dalam ajang Harbolnas 12-12. Bagi IdEA, ajang Harbolnas kesembilan ini harus mempertimbangkan salah satu faktor penting yaitu kepercayaan konsumen terhadap 170 platform ini. “Dan tentu bagi peserta juga,” kata dia.

Pesta diskon belanja online ini memang sengaja diadakan dua hari. Hari pertama, 11 Desember 2019, fokus menjual produk lokal. Lalu hari kedua, 12 Desember 2019, untuk produk campuran, baik lokal maupun yang dari luar negeri. Konsep ini juga diterapkan pada ajang Harbolnas 2018 lalu.

Pada 12.12 kali ini juga ada yang berbeda dengan Harbolnas pada tahun-tahun sebelumnya. Yaitu lounchingnya platform e-course Kelas Bisa Bikin Website. Kelas yang bertujuan mengedukasi masyarakat serta pelaku bisnis online shop untuk bisa membuat website e-commerce. Baik untuk digunakan sendiri, maupun untuk membuka jasa pembuatan website.



Kita sadar bahwa teknologi digital dan e-commerce sedang berkembang pesat di Indonesia. Bahkan diprediksi oleh para ahli di McKinsey & Company jika pada tahun 2020 pertumbuhan e-commerce di Indonesia tumbuh 8 kali lipat, atau tumbuh hingga US$ 65 Miliar (910 Triliun Rupiah).

Dengan adanya e-course ini, diharapkan masyarakat dan pelaku bisnis online bisa semakin melek terhadap dunia digital dan e-commerce. Serta cepat ikut ambil bagian dalam perkembangan teknologi yang sedang tumbuh pesat di era 4.0 ini.